Belajar bahasa Jepang bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satu cara paling digemari dan efektif adalah melalui anime. Menonton anime tidak hanya memberikan hiburan kepada kita, tapi juga mengajarkan tentang bahasa Jepang dalam konteks yang nyata, lengkap dengan ekspresi wajah, intonasi, serta budaya sehari-hari orang Jepang.
Pada tahun 2025, banyak orang terutama pemula ingin belajar bahasa Jepang melalui anime karena di anggap lebih menyenangkan dan mudah di mengerti. Nah, pada artikel ini ada beberapa rekomendasi anime terbaik dan ringan yang bisa dijadikan media belajar bahasa jepang, lengkap dengan alasan kenapa anime tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang. Berikut pembahasannya!
Mengapa Belajar Bahasa Jepang dengan Anime?
Sebelum masuk kita membahasa megenai rekomendasi anime, mari kita pahami dulu kenapa anime bisa menjadi sarana belajar yang efektif dan digemari:
- Menggunakan Bahasa Sehari-hari
Banyak anime, terutama genre slice of life atau komedi, menggunakan percakapan sederhana yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari masyarakat jepang. Hal ini sangat membantu untuk memahami dasar percakapan untuk kehidupan sehari-hari. - Intonasi dan Pelafalan Asli
Dengan mendengarkan percakapan dari penutur asli, kita jadi terbiasa dengan ritme, intonasi, dan aksen bahasa Jepang. Karena ketika kita tidak mengerti atau bahkan belum pernah mendengarkan percakapan atau dialog dari penutur asli, kita akan mengalami kesulitan ketika ingin berbicara dengan menggunakan bahasa jepang. - Konteks Visual Membantu dalam Memahami
Ketika menonton anime, kita bukan sekedar mendengar kata-kata, tetapi juga melihat ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan situasi. Hal ini sangat membantu memudahkan otak kita untuk memahami arti dari kata yang diucapkan tanpa harus selalu melihat terjemahan. - Motivasi Lebih Tinggi
Ketika kita belajar sesuatu dengan cara yang menyenangkan membuat kita lebih konsisten. Menonton anime tidak terasa seperti belajar, tetapi hasilnya nyata.
10 Anime untuk Belajar Bahasa Jepang
1. Chi’s Sweet Home

Anime ini menceritakan tentang anak kucing bernama “Chi” yang hilang setelah tersesat di jalan. Kemudian ia ditemukan oleh anak kecil bernama “yohei”. Ia dipelihara oleh sebuah keluarga anak kecil tersebut. Setiap episode berdurasi cukup pendek (sekitar 3 menit), membuatnya menjadikan anime yang sangat ringan untuk ditonton bagi pemula. Bahasa yang digunakan cukup sederhana, banyak kosakata dasar mengenai rumah, makanan, dan keluarga. Cocok untuk pemula yang baru mulai belajar hiragana, katakana dan kosakata dasar.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Kalimat yang digunakan terbilang pendek
- Pengulangan kata yang sering, sehingga membantumu untuk menghafal kosakata dengan cepat
- Suara narasi jelas dan mudah di mengerti
2. Shirokuma Cafe (Polar Bear Café)

Mengisahkan kehidupan seekor beruang kutub yang membuka kafe, tempat yang digunakan hewan-hewan lain dan manusia untuk berinteraksi. Dialog antar karakternya ringan, penuh humor, dan menggunakan bahasa sehari-hari yang sering dipakai dalam percakapan santai. Karena mengandung humor, akan membuat penonton senang dan terhibur.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Kosakata dasar seputar makanan, minuman, dan obrolan santai sehari-hari
- Pengucapan jelas dan tidak terlalu cepat
- Suasana menyenangkan, sehingga tidak membuatmu bosan
3. Doraemon

Siapa yang tidak kenal dengan anime satu ini? Anime legendaris dan pupuler ini sangat cocok untuk pemula karena memberitahukan percakapan sehari-hari antara Nobita, Doraemon, dan teman-temannya. Meski terkadang ada kosakata unik terkait alat-alat ajaibnya, namun sebagian besar dialognya menggunakan bahasa dasar yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari masyarakat jepang.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Menggunakan bahasa anak-anak dan keluarga
- Banyak ekspresi dasar seperti “itai!” (sakit), “yatta!” (berhasil), dll.
- Cukup populer bagi penonton Indonesia bahkan dunia
4. Non Non Biyori

Anime ini diceritak seorang gadis yang baru saja pindah dari kota ke pedesaan di Asahigaoka. Karena berlatar di pedesaan Jepang, anime ini menggambarkan kehidupan anak-anak sekolah dasar hingga SMP dengan suasana damai dan tenang. Dialog yang digunakan sederhana, sering membahas mengenai alam, sekolah, dan kegiatan sehari-hari.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Suasana santai, tidak terburu-buru
- Banyak kosakata tentang alam, musim, dan kehidupan sehari-hari di pedesaan
- Visual indah, karena berlatar dipedesaan. Hal ini bisa membantumu memahami konteks dengan baik
5. Nichijou (My Ordinary Life)

Anime komedi absurd yang menceritakan kehidupan sehari-hari para siswa dengan berbagai kejadian lucu dan tak terduga. Meski penuh humor, dialognya tetap berupa bahasa percakapan sehari-hari, sehingga cocok untuk melatih pendengaran bahasa informal. Tata bahasa yang digunakan pun masih terbilang mudah, karena di bawakan dengan santai dengan dialog sehari-hari.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Percakapan antar teman sekolah
- Banyak ekspresi emosional (kaget, senang, marah, sedih)
- Cocok untuk melatih pemahaman bahasa santai
6. Tsuritama

Anime bertema memancing yang dibumbui persahabatan antara Yuki, Haru dan Natsuki. Karakter-karakternya sering berbicara dengan bahasa sederhana, terutama saat membahas hobi mereka. Ceritanya ringan sehingga mudah diikuti oleh pemula.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Banyak kosakata dasar tentang hobi (memancing, laut, teman)
- Dialog ringan, jelas dan mudah dipahami bagi pemula.
- Cocok untuk pemula yang ingin variasi tema selain sekolah
7. School Rumble

Anime komedi romantis dengan setting kehidupan sekolah. Bercerita tentang kehidupan sehari-hari siswa SMA di jepang. Dialog antar karakter menggunakan bahasa sehari-hari, banyak yang dibumbui dengan humor. Cocok untuk mempelajari gaya bicara remaja Jepang.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Percakapan sekolah dan persahabatan yang ringan
- Banyak ekspresi percintaan ringan
- Bahasa informal yang sering digunakan anak muda di jepang
8. Folktales from Japan (Nihon no Mukashibanashi)
Serial anime pendek yang menceritakan kembali dongeng-dongeng klasik Jepang. Anime ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya dan nilai-nilai jepang kepada anak-anak. Bahasa yang digunakan dalam anime ini jelas, dengan narasi yang mudah dipahami oleh pemula. Cocok untuk memperkaya kosakata dan mengenal budaya Jepang.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Menggunakan kalimat sederhana dalam gaya bercerita
- Kosakata seputar moral, hewan, dan kehidupan desa
- Membantu memahami budaya dan nilai-nilai jepang
9. Yuru Camp (Laid-Back Camp)

Buat kamu yang menyukai alam, anime ini sangat cocok untuk kamu tonton. Mengisahkan para siswi SMA yang hobi berkemah. Anime ini penuh dengan dialog santai, kosakata tentang alam, makanan, dan persahabatan. Ritme percakapan tidak terlalu cepat, sehingga pemula bisa lebih mudah mengikutinya.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Bahasa sehari-hari yang santai
- Banyak kosakata tentang alam, makanan dan aktivitas luar ruangan
- Dialog pelan dan jelas, sehingga mudah dipahami.
10. Kiki’s Delivery Service (Film Studio Ghibli)

Film legendaris karya Studio Ghibli ini menceritakan seorang penyihir muda bernama Kiki, yang memulai kehidupannya di kota baru. Dialog yang digunakan sederhana, banyak mengandung kosakata kehidupan sehari-hari, interaksi dengan pelanggan, dan percakapan keluarga.
Kenapa anime ini cocok untuk kamu tonton:
- Bahasa jelas dan mudah dipahami
- Banyak kosakata dasar tentang pekerjaan, kota, dan kehidupan sehari-hari
- Cocok untuk belajar mendengarkan bahasa standar Jepang
Tips Belajar Bahasa Jepang Lewat Anime
- Gunakan Subtitle Jepang Terlebih Dahulu
Jika sebelumnya terbiasa menggunakan subtitle bahasa Indonesia/Inggris, cobalah untuk menggantinya menggunakan subtitle Jepang. Ini membantu kita dalam membaca hiragana, katakana, dan kanji dasar. - Catat Kosakata Baru
Saat menonton anime, sediakan buku catatan dan pena untuk menulis kosakata yang sering muncul. Jika perlu tulis juga cara bacanya (furigana) dan artinya. - Putar Ulang Adegan Pendek
Pilih adegan dengan dialog singkat, dengarkan berkali-kali sampai terbiasa. Bisa juga coba menirukannya beruang-ulang. - Fokus pada Frasa Bukan Kata Per Kata
Jangan terjebak menghafal kata satu per satu. Lebih baik fokus pada frasa atau ungkapan, misalnya “行ってきます” (itte kimasu – saya pergi dulu). - Konsisten
Lebih baik menonton 10 menit setiap hari dengan fokus, daripada menonton banyak episode sekaligus tanpa belajar apa-apa. Belajar sedikit demi sedikit lebih efektif daripada banyak tapi tidak tahu apa-apa.
Belajar bahasa Jepang lewat anime tidak hanya menyenangkan, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kemampuan mendengar, menghafal kosakata, dan merasakan langsung bagaimana bahasa Jepang digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Dari daftar 10 anime di atas, kamu bisa memilih sesuai selera:
- Chi’s Sweet Home untuk yang ingin dialog sangat sederhana.
- Shirokuma Cafe dan Non Non Biyori untuk percakapan santai.
- Nichijou atau School Rumble untuk bahasa informal remaja.
- Folktales from Japan untuk mengenal budaya klasik Jepang.
- Yuru Camp dan Kiki’s Delivery Service untuk suasana hangat dan kosakata kehidupan sehari-hari.
Dengan konsistensi, catatan kosakata, dan latihan mendengarkan, anime bisa menjadi teman terbaik dalam perjalananmu menguasai bahasa Jepang di tahun 2025. Ganbanttene minasan!
Dapatkan ebook tentang bahasa jepang klik disini! dan temukan kenyamanan dalam proses belajar bahasa jepangmu.




